Deretan Bisnis yang Dimiliki Oleh Ustad Yusuf Mansur

Nama Ustad Yusuf Mansur memang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat, mengingat ia adalah seorang Da’i yang sekarang juga entrepreneur. Ustad Yusuf Mansur baru-baru ini sempat viral karena membeli saham BRI Syariah di bursa efek Indonesia. Lalu, bisnis apa saja yang dimiliki oleh Ustad Yusuf Mansur? Simak terus artikel ini. 

Bisnis yang Dimiliki Ustad Yusuf Mansur 

Siapa yang menyangka kalau Ustad Yusuf Mansur berkali-kali mengalami kegagalan. Bahkan beberapa kali menghadi masalah pelik yang berurusan dengan hukum. Berikut ini adalah beberapa jenis bisnis yang saat ini dimiliki oleh Da’i kondang tersebut: 

  • Jualan es di Terminal Kalideres 

Bisnis yang dijalankan oleh Ustad Yusuf Mansur yang satu ini dijalankan karena ia terlilit utang. Sang Da’i sebenarnya sudah bergelut di dunia bisnis semenjak tahun 1996. Tidak ada satupun media yang menyebutkan dengan detail tentang bisnis ini , hanya ada informasi bisnis informatika.

Kala itu bisnis yang dijalankan pun bangkrut dan membuatnya masuk penjara selama 2 bulan karena memiliki hutang hingga milyaran rupiah. Namun, Ustad Yusuf Mansur pun kembali bangkit untuk memangun usaha. Sayang, sekali lagi usaha itu gagal dan ia kembali masuk bui pada tahun 1998. 

Selepas bebas dari penjara, ia pun membuka bisnis es di Terminal Kalideres dan akhirnya bisnis ini berhasil dan berkembang. Ustad Yusuf Mansur pun bisa memiliki puluhan pegawai yang bekerja di usaha es tersebut. 

  • Kopindo 

Untuk Kopindo ini bermula dari Gerakan Patungan untuk pembangunan Hotel Siti yang diajukan oleh Ustad Yusuf Mansur, di mana siapa saja yang ikut patungan dalam gerakan ini maka akan mendapatkan keuntungan seperti investasi. Pembangunan hotel ini sempat terkendala di tengah jalan karena kurangnya modal. 

Tapi, masalah tersebut teratasi ketika Ustad Yusuf Mansur mendapatkan pinjaman modal dari Bank BTN. Setelah masalah modal selesai, gerakan ini sempat mendapat teguran dari OJK karena dianggap melanggar undang-undang. Akhirnya Da’i kondang ini membentuk Koperasi Merah Putih yang mana anggotanya adalah para investor Gerakan Patungan.

Apabila diteliti, keuntungan dari Hotel Siti tidaklah terlalu besar. Namun, keuntungan property yang dimiliki sudah sangat tinggi. Ustad Yusuf Mansur mengklaim bahwa angka propertynya sudah mencapai 150 milyar rupiah. 

Koperasi ini sendiri akhirnya diganti menjadi Koperasi Indonesia Berjamaan atau Kopindo. Anda pun bisa menjadi anggota dari Kopindo dengan mendaftar di aplikasi yang sudah diluncurkan di Google PlayStore.

  •  PayTren 

Salah satu bisnis Ustad Yusuf Mansur yang terkenal adalah PayTren. Produk ini berada di bawah perusahaan bernama PT. Veritra Sentosa. Pada dasarnya PayTren adalah layanan digital payment. Idenya berasal ketika ia melihat toko kelontong, di mana akan sangat baik jika bisa melayani masyarakat untuk membayar listrik, air, pulsa dan tagihan lainnya. 

Sehingga lahirlah PayTren yang akan memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi. Penggunanya pun bisa mendapatkan reward ataupun poin. Hanya saja, pada awal kemunculannya, PayTren sempat terkendala karena adanya urusan izin. Tapi saat ini, Paytren sudah aman digunakan dan sudah bekerjasama dengan Grab dan Kudo. 

  • PayTren Aset Management 

Untuk bisnis yang satu ini berbeda dengan jenis PayTren yang sebelumnya. Sama-sama di bawah naungan perusahaan yang sama, PayTren Aset Management ini sendiri adalah reksadana yang berbasis syariah. Produk ini sendiri dibuat karena pengguna PayTren yang mencapai jutaan orang. Pembelian saham BRI Syariah sendiri juga dilakukan oleh Kopindo dan PT. Veritra Sentosa. 

Siapapun dapat ikut investasi di PayTren Aset Management ini, di mana Anda hanya tinggal mendaftar melalui aplikasi Kopindo Berjamaan dan ikuti saja petunjuk registrasi. Tidak tanggung-tanggung, untuk membuka perusahaan ini, Ustad Yusuf Mansur menggunakan modal sebesar 2 milyar rupiah. 

  • Wisata Hati Business School 

Ustad Yusuf Mansur juga membuka sekolah bisnis berbasis online. Sekolah yang diberi nama Wisata Hati ini bisa diikuti siapa saja. Di mana nantinya pembelajaran akan menggunakan sistem e-learning. Saat ini, mata kuliah yang ada disekolah ini hanya dua saja dan biaya untuk sekolah disini hanya Rp. 250.000,-. 

  • PPPA Daarul Qur’an 

Ustad Yusuf Mansur juga membuka program untuk mencari bibit penghafal Al-Qur’an. Lembaga yang satu ini bisa masuk dalam kategori Fintech Crowd Funding, sama seperti kitabisa.com. Hingga saat ini dana yang terkumpul sudah mencapai 6,1 milyar rupiah. Tidak hanya itu saja, dana yang Anda berikan juga bisa masuk ke dalam program seperti sedekah Jum’at, mobile Qur’an dan sebagainya. 

Itulah deretan bisnis yang dimiliki oleh Ustad Yusuf Mansur. Apabila dilihat, sebenarnya jalan kesuksesan Ustad Yusuf Mansur dapat menjadi inspirasi. Di mana ia tidak pernah menyerah untuk selalu berusaha dan bekerja keras, walaupun harus berkali-kali masuk bui. Tidak hanya itu saja, ia juga siap menuruti peraturan pemerintah jika memang diperlukan.