Dikira Merek Luar Negeri, Belasan Brand Ini Ternyata Membanggakan Indonesia di Mancanegara

Dikira Merek Luar Negeri, Belasan Brand Ini Ternyata Membanggakan Indonesia di Mancanegara

andassociates – Banyak masyarakat Indonesia yang terpesona dengan barang-barang branded, terutama brand luar negeri. Tampak gaya, dan berkualitas terbaik. Banyak orang percaya bahwa produk yang berasal dari merek terkenal di luar negeri kualitasnya jauh lebih bagus ketimbang produk-produk dari brand lokal.

Padahal, Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di dunia telah sangat diperhitungkan posisinya di mancanegara sebagai penghasil barang-barang berkualitas. Bahkan banyak brand ternama yang memutuskan untuk membuat pabrik alias tempat produksinya di Indonesia. Hal ini tak lepas dari ketersediaan bahan baku yang kualitasnya bersaing, serta sumber daya manusianya yang luar biasa. 

Karena inilah banyak masyarakat yang sama sekali tidak menyadari bahwa banyak brand asli Indonesia telah lama diakui keberadaannya di luar negeri dan bersaing secara kualitas dengan produk lain sejenis. 

Berikut ini adalah beberapa Brand/merek asli Indonesia yang seringkali dikira merek luar negeri dan kualitasnya sangat membanggakan  Indonesia di mancanegara:

  • Indomie

Siapa yang tidak mengenal merek satu ini? sepertinya seluruh orang di dunia mengenalnya. Selama nyaris beberapa dekade, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memproduksi beragam jenis makanan dan minuman bergizi untuk masyarakat Indonesia yang dengan cepat menjadi penggemarnya, mulai dari anak kecil hingga lansia.

indomie

Dari sekian banyak produk, Indomie menjadi salah satu yang paling dikenal, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di mancanegara. Bisa disebut, Indomie adalah raja dan menguasai seluruh pasar makanan mie instan. Ssst, bahkan sebuah Lembaga asal Inggris bernama Kantar Worldpanel telah melakukan survey konsumen dan hasilnya menyebutkan bahwa Indomie berhasil meraih peringkat kedelapan sebagai FMCG terlaris di seluruh dunia. Wow!

  • J-Co Donuts & Coffee

Waralaba asli Indonesia yang didirikan oleh Johny Andrean Group pada tahun 2005 silam ini sering membuat pelanggannya “kecele” karena mengira merek ini berasal dari luar negeri, sejenis dengan Dunkin Donuts dan Krispy Krema yang telah lebih dulu tenar. Yups, memang secara kualitas, bahkan JCo Donuts ini mampu bersaing dengan 2 merek donut pendahulunya tersebut.

Tak hanya itu, bahkan Jco sempat nyaris saja dibajak oleh negara tetangga, Malaysia, karena begitu banyaknya orang yang menyukai rasanya yang begitu nikmat. Beberapa cabangnya bahkan sudah tersebar di seluruh dunia, misalnya di Singapura, Malaysia, hingga ke China. Tak kurang tercatat ada 11 cabangnya di Malaysia, 18 di Philipina, 4 di Singapura dan 2 di China.

  • Tolak Angin

Produk besutan PT Sido Muncul ini dengan cepat disukai oleh nyaris sebagian besar pasar di Indonesia dan dunia karena keampuhannya mengatasi masuk angin  beserta gejalanya. Rempah-rempah alami yang dikandungnya, menjadikan Tolak Angin sebagai Brand Indonesia asli yang mendunia, karena telah berhasil menembus pasar Amerika Serikat, hingga ke Inggris.

tolak angin

Peredarannya juga terus menjalar di Hong Kong, Australia, Belanda dan beberapa negara lainnya. Kehebatan Tolak Angin menembus pasar dunia yang sebenarnya tak mempercayai istilah masuk angin ini tak lain salah satunya adalah karena jamu cair pertama di Indonesia tersebut terbuat dari racikan rempah yang resepnya tak pernah berubah sejak puluhan tahun silam. 

Baca Juga : Ini Dia Tips Agar Bisnis Kuliner Kamu Makin Ngehits!

  • Kopiko

Siapa yang tak mengenal si hitam manis ini? produk Indonesia yang menjadi salah satu produk legendaris ini sudah mendunia. Siapa sangka produk yang satu ini sudah berhasil menembus  lebih dari 50 negara di dunia mulai dari Beneluks, Italia sampai ke Portugal. Permen Kopi ini disukai oleh para pecinta kopi karena menjadi cara yang praktis dan ekonomis untuk menikmati kopi di manapun dan kapan pun. 

  • Kara

Tak ada yang mengira bahwa Merek yang berasal dari singkatan
“Kelapa Rakyat” ini telah menjadi produk yang masif di lebih dari 80 negara. Yang kita tahu, produk Kara berupa santan kelapa saja, padahal ada begitu banyak produksi lainnya, antara lain Coco 100% Coconut Water, Kara Coco Coconut Milk Drink, Kara UHT Coconut Cream, Kara Classic UHT Coconut Milk, Kara Coconut Milk/Cream, Kara coconut Cream Powder, hingga Kara Virgin Coconut Oil.

  • Kacang Dua Kelinci

Ada begitu banyak prestasi yang telah ditorehkan oleh Kacang Dua Kelinci sejak tahun 2011. Seperti yang kita tahu saja, merek kacang ini sudah menjadi sponsor resmi dari sebuah klub sepakbola. Tak hanya itu banyak warga dunia di Australia, Amerika, Saudi Arabia, China dan lainnya yang menjadikan kacang dua kelinci sebagai favorit mereka.

  • Lea Jeans

Lea jeans sudah sangat terkenal di Indonesia sejak puluhan tahun lalu. Tak hanya memiliki outlet sendiri di banyak kota, mereka juga merajai pasar jeans di berbagai pusat perbelanjaan mewah di Indonesia.

lea jeans

Logo serta nama brand yang mirip dengan bendera Amerika dan model ‘bule’ yang selalu mereka gunakan, membuat banyak orang mengira bahwa Lea Jeans merupakan produk asal negeri paman Sam, padahal Lea merupakan produk asli Indonesia yang dikelola oleh PT Lea Sanent terhitung sejak tahun 1975. Bangga ya, kita punya produk jeans lokal yang kualitasnya mampu bersaing dengan brand terkenal dari luar negeri. 

  • Polygon

Brand yang satu ini tentunya sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai salah satu brand sepeda yang sangat disukai oleh berbagai lapisan masyarakat. Diproduksi di Sidoarjo, Jawa Timur, Brand Polygon ini memproduksi berbagai macam jenis sepeda seperti sepeda gunung, sepeda mini, hingga sepeda lipat. Tak hanya di Indonesia, Polygon juga sangat dikenal di dunia, bahkan pernah digunakan oleh atlet dunia seperti Tim Downhill kelas dunia Hutchinson UR Team yang bertanding di UCI DH World Cup tahun 2013 silam.

  • Edward Forrer

Merupakan brand Indonesia asli yang berasal dari kota Bandung, namun banyak orang mengira brand ini berasal dari luar negeri karena namanya yang berbau barat. Edward Forrer memproduksi sendal, sepatu dan tas serta memiliki kualitas produksi yang baik sehingga penjualannya berhasil menembus pasar dunia seperti Hawaii, Malaysia dan Australia. 

  • Terry Palmer

Brand yang memproduksi handuk ini sering dikira berasal dari luar negeri karena namanya yang menggunakan Bahasa inggris, padahal brand ini diproduksi di Tangerang oleh PT Indah Jaya. Kualitas bahannya yang lembut membuat brand ini juga disukai hingga ke Jepang, Amerika dan pasar Eropa lainnya. 

Selain deretan brand lokal di atas, ada banyak lagi brand asli Indonesia lainnya yang sering dikira merupakan brand asing. Sebut saja The Executive yang memproduksi pakaian, Essenza yang memproduksi keramik lantai, Bagteria (tas), La Fonte (Pasta), Hoka-hoka Bento (Fast Food), Equil (air mineral) hingga Silverqueen. Jadi, mengapa kita tidak merasa sangat bangga dengan produk bangsa sendiri?