Kisah Teddy Thohir, Pengusaha Sukses yang Dulunya Terlahir Miskin

Nama Teddy Thohir mungkin terdengar agak asing di telinga kita dibandingkan dengan Erick thohir ataupun Boy Thohir. Siapa yang tak mengenal Erick Thohir si menteri BUMN dan menjadi salah satu menteri terkaya di jajaran kabinet presiden Jokowi sedangkan Boy Thohir atau Garibaldi yang juga masuk jajaran salah satu orang terkaya di Indonesia. 

Lalu siapa Teddy Thohir? Teddy Thohir ternyata adalah ayah dari dua Erick Thohir dan Juga Boy Thohir.   Seorang pengusaha sukses yang juga pernah mencatatkan diri sebagai orang terkaya di Indonesia. Salah satu tokoh yang bisa menginspirasi semua orang dengan kegigihan dan keuletannya hingga menjadi orang sangat sukses di masa hidupnya.

Masa Kecil dalam kesederhanaan

Almarhum Teddy Thohir atau lengkapnya Muhammad Teddy Thohir semasa hidupnya berhasil membangun kerajaan bisnis yang yang sempat mengantarnya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Lahir di Gunung Sugih, Lampung pada tahun 1935. Teddy kecil harus hidup sederhana di rumah bilik berlantaikan tanah. Teddy kecil harus kehilangan ayahnya, Abdul Halik yang meninggal sejak Teddy masih kecil. Walaupun hidup miskin, tidak lantas membuat Teddy Thohir menjadi berkecil hati dan juga minder. Hal itu malah semakin melecut keinginannya agar bisa hidup lebih baik kelak. Dengan bantuan dari pamannya yang seorang pedagan di Metro, dia bisa bersekolah hingga SMP di Lampung.

Teddy Thohir hidup dan menyelesaikan sekolah hingga tingkat SMPnya di Lampung. Dengan tekadnya yang kuat untuk hidup yang lebih baik, dia memutuskan untuk merantau ke Solo dan meneruskan sekolah SMEAnya di sana atas saran dari guru SMPnya. Dengan bantuan dari seorang pedagang kaya di Metro Lampung tempat dia bekerja sambil bersekolah, ia mendapat uang sebagai modal sekolahnya dan memutuskan untuk berangkat ke Jawa. Perjalanan ke Solo dia tempuh dengan kereta. Di Solo dia bekerja sambil meneruskan sekolahnya di SMEA hingga lulus. Teddy Thohir adalah orang yang cerdas dan juga gigih sehingga banyak orang yang mulai menaruh simpati padanya. 

Kisah Cinta

Setelah menyelesaikan sekolahnya, Teddy mencoba peruntungannya di Ibu kota. Di Jakarta dia bekerja di salah satu rumah sakit di sana. Di rumah sakit inilah akhirnya dia bertemu dengan pujaan hatinya yaitu Edna. Sayangnya kisah cinta mereka ditentang oleh orang tua Edna. Dalam kesedihan karena cintanya harus kandas, akhirnya Teddy Thohir memutuskan untuk pulang ke Lampung untuk menata hati di sana. Tanpa diketahui oleh Teddy ternyata Edna akhirnya datang menyusulnya dan akhirnya mereka melangsungkan pernikahan secara islam lalu kembali ke Jakarta dan memulai hidup baru mereka dari nol. Hingga akhirnya pernikahan mereka dianugerahi satu putri yaitu Rika dan pada akhirnya kedua orang tua Edna datang dan hubungan mereka akhirnya menjadi baik kembali.

Meniti karier

Perjalanan karier dari Teddy Thohir terbilang baik. Di Jakarta teddy bekerja di salah satu perusahaan asing yang bergerak pada industri kimia yaitu  Union Carbide. Karena semangat dan etos kerja yang baik, di perusahaan ini jabatannya terus naik hingga sampai menjadi kepala bagian administrasi. Dengan raihan baiknya, Teddy tidak merasa puas hingga akhirnya muncul tawaran dari istri Theodore Permadi Rachmat yang berteman dekat dengan Edna istrinya. Istri TP Rahmat ini menawari Teddy untuk ikut bergabung dengan Astra. Akhirnya Teddy Thohir melepas jabatan kepala bagian administrasinya dan memilih untuk bergabung dengan Astra sebagai staff. Teddy sudah bergabung dengan Astra sejak awal berdirinya Astra, berawal dari seorang staff dengan ketekunan dan keuletannya karirnya terus berkembang dengan baik hingga bisa menjadi salah satu direktur dan juga pemegang saham dari perusahaan tersebut. Perlahan Astra terus berkembang menjadi perusahaan otomotif yang sangat sukses hingga merambah sampai ke bisnis perkebunan.

Setelah suksesnya di Astra, Teddy Thohir mendirikan Trinugraha Thohir atau yang dikenal dengan TNT group dan memulai kerajaan bisnisnya. Perusahaan ini bergerak di banyak sector melalui anak-anak perusahaannya yang bergerak di sumber daya alam, property, restoran, media telekomunikasi, hingga otomotif. Beberapa perusahaan yang tercatat sebagai anak perusahaan dari TNT group antara lain Restoran Hanamasa, Adaro Energy, Surya Era Perkasa hingga Wahanaartha Harsaka dan juga Yakun Kaya toast. Selain itu TNT Group juga memiliki beberapa properti seperti Cibubur Residence, Taman Arcadia Mediterania, Taman Laguna, Hotel Amaris Bogor, hingga cibubur residence. Selain itu TNT group juga memiliki Mahaka media yang bergerak di media telekomunikasi.

Dengan tekad dan kemampuannya dalam berbisnis, bersama TNT groupnya Teddy Thohir bahkan sempat duduk di jajaran orang terkaya di Indonesia. Kesuksesannya bisa menjadi teladan bagi semua orang bahwa si anak miskin ini bisa berevolusi menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Bahkan Teddy Thohir berhasil mendidik anak-anaknya untuk menjadi entrepreneur yang hebat hingga anaknya pun sukses menjadi pengusaha besar bahkan saat ini ada yang menjadi menteri BUMN Indonesia, Erick Thohir. Tekad kuatnya bisa menjadi contoh untuk kita semua untuk mencapai cita-cita dan harapan yang kita inginkan.