You are currently viewing Modal Buka Bisnis Ternak Ayam Petelur

Modal Buka Bisnis Ternak Ayam Petelur

Terdapat begitu banyak ide jenis usaha yang bisa kamu bangun dan mulai di rumah saja. Bagi setiap pengusaha dan calon pengusaha tentu saja ingin memiliki bentuk bisnis yang sukses dan stabil hingga sukses nanti. Para pengusaha pasti setuju dengan memiliki keinginan bisa memiliki penghasilan keuntungan yang tinggi, dan juga ingin menjadi pengusaha yang tidak lekang oleh waktu atau ingin punya waktu yang lebih fleksibel. 

Apabila kamu sudah memiliki bakat di bidang peternakan dan ingin menjadi pengusaha dengan keinginan yang sudah disebutkan diatas, kamu bisa coba dengan mulai membuka bisnis berupa ayam petelur. Membuka bisnis seperti ayam petelur juga harus diketahui berapa modal secara detail supaya bisa lebih jelas.

Rincian Dana Modal Memulai Usaha Ayam Petelur

Jika sudah yakin ingin memulai usaha ayam petelur, banyak hal yang harus kamu siapkan dengan jelas. Salah satunya adalah dengan menyusun perencanaan anggaran dana atau modal, sampai dengan mencatat perencanaan usaha dari modal yang sudah kamu ketahui secara detail.

Berikut ini adalah rincian dana untuk modal memulai usaha ayam petelur yang bisa jadi patokan. Kamu bisa menyesuaikan modal sesuai dengan harga segala keperluan yang ada disekitar kamu. Simak yuk!

Modal Utama

Jika berdasarkan pengalaman dari Sukarman, selaku sebagai Ketua Koperasi Putera Blitar yang membagikan bagaimana hitung-hitungan mengenai modal untuk memulai ternak ayam petelur. Setidaknya kamu harus menyiapkan dana untuk modal kurang lebih Rp 150 juta. 

Berdasarkan modal utama tersebut, dapat kamu gunakan sebagai kandang ayamnya serta seribu DOC atau Day old Chicken, yakni ayam yang sudah siap panen atau bertelur. Ayam dengan kriteria DOC tentu saja yang sudah diberikan vaksin.

Ayam DOC dan Kandang Ayam

Dengan modal yang kurang lebih adalah Rp 150 juta, sebagai patokan pada setiap 1000 ayam kamu membutuhkan modal kurang lebih Rp 90 juta. Diketahui, berdasarkan kisaran harga tersebut, itu sudah termasuk dengan biaya untuk perawatan dan pakan untuk ayam. Kendati demikian, harganya terkadang bisa saja naik dan bisa saja turun, namun itu bisa jadi patokan biayanya. 

Selanjutnya, pada bagian kandang ayam yang sudah siap bertelur atau panen telur, kamu membutuhkan dana untuk modal kurang lebih adalah Rp 30 juta dengan ukuran paling ideal yakni 5 x 30m saja. 

Ukuran dari kandang ayam tersebut belum termasuk pada ukuran dari tanahnya. Berdasarkan pernyataan dari Karman, Ia memberikan pendapatnya tentang ukuran tanah pada ternak ayam. Ia mengatakan bahwa tidak ada ukuran yang khusus bahkan tidak dapat dihitung. Alasannya adalah pada setiap peternak ayam tentu saja memiliki kemampuan yang berbeda-beda.

Sebenarnya, untuk ukuran kandang ayam, kamu harus lebih pandai dan cermat kembali dan bisa kamu sesuaikan dengan berapa jumlah ayam petelur yang akan kamu ternakkan. Kandang ayam sendiri memiliki beberapa konsep yang cukup unik khususnya untuk ternak ayam petelur.

Terdapat kandang open house dan juga close house. Untuk kandang dengan tipe close house sendiri bisa membutuhkan biaya atau dana yang cukup banyak. Sebagai contohnya untuk jumlah 1000 ekor ayam DOC sekaligus pakan, kamu memerlukan modal hingga Rp 225.000.000. 

Pakan Ayam

Rincian modal yang selanjutnya adalah mengenai pakan ayam petelur. Sebagaimana yang sudah kamu ketahui, harga 1000 ayam dengan kategori DOC memiliki harga Rp 90 juta, dan sudah termasuk dalam biaya perawatan serta pakan ayam. Tingkat produktivitas ayam setiap harinya bisa mencapai 24 bulan lamanya. Dalam waktu tersebut, kamu harus menyiapkan pakan ayam untuk setiap satu ekor ayam yakni seberat 120 gram.

Bisa dikatakan, jumlah 1000 ayam tinggal kamu kalikan dengan 120 gram (pakan ayam). Maka, hasilnya tinggal kamu ubah dan jadikan kilogram untuk menghitung biaya pakan. Hasilnya adalah kamu harus menyiapkan kurang lebih sebanyak 120 kg pakan untuk ayam.

Selanjutnya kamu kalikan saja dengan harga pakan yang ada yakni kurang lebih harganya adalah Rp 6300, khususnya untuk setiap hari kamu akan menggunakan modal dana sebesar Rp 756.000. Sedangkan hitungan untuk setiap bulannya, kamu harus menyiapkan dana sebesar Rp 22.680.000 hanya untuk pakan ayam petelur saja.

 

Demikian adalah rincian harga atau modal yang bisa menjadi patokan untuk kamu memulai usaha ternak ayam petelur berdasarkan pengalaman dari seorang peternak ayam petelur yang bernama Sukarman yang sekarang menjabat sebagai Ketua Koperasi Putera Blitar. Sukarman juga menyampaikan bahwa harga sewaktu-waktu bisa berubah yang terkadang bisa turun, bahkan terkadang bisa naik. Maka dari itu, usahakan kamu juga memperhatikan kondisi yang sedang terjadi dan menyiapkan modal tersebut bisa berdasarkan rincian yang sudah dijelaskan sebelumnya.