You are currently viewing Premium dan Pertalite Akan Dihapus Tahun 2022

Premium dan Pertalite Akan Dihapus Tahun 2022

Pemerintah Indonesia saat ini sedang menyiapkan road map atau peta jalan untuk mengalihkan pemakaian bahan bakar atau BBM yang sifatnya tidak ramah lingkungan.Pada kasus ini yaitu bensin Ron 88 (Premium) dan bensin Ron 90 (Pertalite) yang semuanya akan digantikan oleh BBM yang jauh lebih baik bagi lingkungan yaitu Pertama Cs.

Akan tetapi, peraturan tersebut masih menunggu instruksi dari Presiden Jokowi lewat pengesahan Peraturan Presiden atau Perpres.

Rencana dihapusnya bensin premium tersebut bukan pertama kali terdengar. Dari beberapa tahun terakhir pihak pemerintah memang sedang mewacanakan untuk menghapus premium, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi.

Di bulan Agustus tahun 2021 lalu Arifin Tasrif selaku Menteri ESDM juga mengakui, bahwa bensin premium sudah mulai dikurangi serta akan dihapus secara perlahan dimulai dari SPBU di setiap daerah di Indonesia. Hal ini membuat masyarakat dialihkan ke BBM yang RON lebih tinggi, hal ini agar dapat meminimalisir emisi gas buang rumah kaca.

Baginya, sudah banyak negara lain yang meninggalkan penggunaan premium, sampai sekarang tersisa sebanyak 4 negara saja yang masih menggunakan Premium untuk kendaraan, dan salah satunya negara Indonesia.

Apabila Jokowi melakukan pengesahan Perpres terkait dihapusnya bensin premium di negara Indonesia, maka ia akan menjadi satu-satunya Presiden di Indonesia yang berani melakukan penghapusan penggunaan premium. Apalagi di tahun 2022 ini terdengar juga bahwa bensin pertalite juga akan dihapus.

Jika ditarik kebelakang, dimana masa pemerintahan sebelum ini hanya melakukan pengurangan subsidi bahan bakar minyak saja, serta menaikkan harga bensin premium di kalangan masyarakat. Contohnya kebijakan yang direalisasikan oleh kepemimpinan Presiden SBY yang mana bulan Mei 2008 adanya kebijakan menaikkan harga bahan bakar, mulai dari solar, minyak tanah bersubsidi dan bensin premium.

Di awal masa jabatannya sebagai seorang pemimpin negara di tahun 2014 silam, Jokowi telah membuat kebijakan berani dengan menghapuskan subsidi untuk premium, di mulai 1 Januari tahun 2015. Sayangnya, kebijakan tersebut tidak berjalan konsisten sebab pemerintah masih mengintervensi harga bensin premium serta tidak membiarkan terjadi fluktuatif seperti BBM non subsidi pada umumnya.

Dengan beralasan menjaga kemampuan beli rakyatnya, akhirnya pihak pemerintah turut menetapkan harga bensin premium serta memberi tugas kepada Perusahaan Pertamina untuk menyalurkan bahan bakar premium tersebut. Alhasil, pemerintah sendiri masih nombok terkait selisih harga serta harga jual bensin premium ke pihak Pertamina tiap tahunnya.

Jika melihat kebelakang, Tim Anti Mafia Migas yang dibentuk secara sengaja dan telah merekomendasikan supaya bensin premium tersebut dihapuskan paling lambat tahun 2017, dan sampai saat ini belum terjadi. Nah, baru-baru ini muncul kabar bahwa premium dan bahkan pertalite jadi ikut dihapuskan di tahun 2022 yang membuat orang bertanya-tanya soal mengapa dihapuskan dan apa yang menjadi alasan pemerintah menghapus dua jenis BBM tersebut di kalangan masyarakat Indonesia.

Alasan Pertalite dan Premium akan Dihapus

Telah diberitakan sebelumnya, pihak pemerintah akan segera menghapus BBM jenis pertalite dan premium sebagai bentuk memperbaiki dan menjaga kondisi lingkungan. Saat ini Indonesia telah masuk ke masa transisi yang mana bahan bakar RON 90 menjadi tujuan peralihan penggunaan BBM bagi rakyat sebelum menuju penggunaan BBM ramah lingkungan.

Menteri ESDM mengatakan “Kita sekarang sudah masuk ke fase transisi yang mana RON 88 (premium) akan diganti oleh RON 90 (Pertalite) sebelum nantinya masyarakat akan memakai BBM yang sangat ramah lingkungan.

Penyusunan Peta Jalan BBM Ramah Lingkungan

Sekarang ini, pemerintah Indonesia sedang menyusun peta jalan BBM ramah lingkungan. Pertalite pun nantinya akan diganti oleh BBM yang berkualitas jauh lebih baik lagi.

Dengan roadmap tersebut, terdapat tata waktu yang mana nantinya kita memakai BBM yang ramah lingkungan. Akan ada masanya dimana bensin pertalite harus shifting, harus dry dan pertalite menuju pertamax.

Proses shifting bensin pertalite menuju pertamax akan dilakukan sebaik mungkin, supaya fase peralihannya tidak berdampak buruk bagi masyarakat.

Perusahaan Pertamina Masih Menyediakan Premium di SPBU

Hingga saat ini masih bisa dijumpai bensin premium di beberapa SPBU tanah air. Itu berarti pertamina masih memasok bensin pertalite dan premium meski sudah terdengar bahwa adanya kebijakan penghapusan untuk dua jenis BBM tersebut.

Upaya ini dilakukan sebab adanya tugas pemerintah yang tercantum dalam Perpres terkait perubahan atas Perpres No 191 Tahun 2014 mengenai persediaan, pendistribusian, serta harga jual eceran BBM.

Adapun kabar seputar penghapusan Bahan Bakar Minyak jenis pertalite dan premium ini, pihak Pertamina belum menerima surat atau keputusan resmi dari pihak pemerintah. Itulah mengapa sampai saat ini kedua jenis BBM tersebut masih bisa ditemui di beberapa SPBU yang tersebar di seluruh Indonesia.